FOKUSUPDATE.COM|Jakarta-Dualisme masih terjadi di internal Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI).
Terhadap kondisi ini, tersebar sebuah surat yang merekomendasikan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia membekukan kepengurusan kubu Ali Wongso Sinaga. Jumat ( 29/ 03/ 05).
Terkait hal tersebut , Bengchu Sihombing, SH , selaku Kader Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) memberi tanggapan " bayangkan saja , tiba tiba tersebar surat untuk membekukan kepengurusan yang sah diakui negara, kan aneh bin ajaib" tegasnya
Ia juga berpesan kepada Fahd Al Rafiq Ketua DPP Golkar Bidang Hubungan Ormas, agar bekerja sesuai tupoksi saja , juga memahami seutuhnya kisruh ditubuh SOKSI. mengigatkan agar mempelajari lagi sejarah organisasi SOKSI secara maraton , agar tidak out side ketika memiliki jabatan sebagai ketua DPP Golkar hubungan ormas.
Bengcu Sihombing juga menegaskan agar Ketua DPP Golkar bidang hubungan ormas , jangan mencoba coba membuat kekisruhan ditubuh organisasi.
" Sudah Sah diakui negara bahwa Ketua Depinas SOKSI adalah Ir . Aliwongso Sinaga, tapi kok dibikin kisruh lagi, kalau mau merebut jabatan ketua Depinas yah mainlah dengan cara sehat " pungkasnya .
Sekedar mengingatkan, sosok Fahd Al Rafiq ( ketua DPP Golkar Bidang Hubungan Ormas ) pernah terjerat dalam kasus hukum dan menjadi perbincangan publik .
Oleh : Redaksi